Selamat datang di MUSIM , Bandar Bola, Togel, Live Casino & Slot Online Terbesar di Indonesia.
SLOT GACOR
Bonus Spesial
Freebet Slot
Home Login Live Score Berita Bola Kalkulator Odds
Berita Bola

Perang Komentar Legenda MU Vs Arsenal soal Gelar Manchester City

07 Okt 2026 • Redaksi Bola
Perang Komentar Legenda MU Vs Arsenal soal Gelar Manchester City

Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes, terlibat perang komentar dengan legenda Arsenal, Martin Keown, terkait polemik gelar juara Premier League Manchester City.

Sebelumnya, Keown menilai gelar Manchester City pada periode 2009 hingga 2018 seharusnya dibatalkan apabila klub tersebut akhirnya kehilangan gelar akibat kasus pelanggaran finansial.

Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League. The Citizens dituduh menggunakan kesepakatan sponsor yang dianggap tidak sesuai untuk meningkatkan pendapatan hampir 900 juta poundsterling dalam periode sembilan tahun.

Manchester City membantah seluruh tuduhan tersebut dan telah mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Di tengah polemik tersebut, Scholes justru memiliki pandangan berbeda. Mantan pemain Timnas Inggris itu mengaku ingin tetap mendapatkan medali juara jika gelar City nantinya dicabut.

"Saya terus mendengar mantan rekan setim mengatakan mereka ingin trofi diambil dari mereka, tetapi mereka tidak ingin medalinya. Tidak mungkin. Saya orang yang serakah, saya mau medali saya," tulis Scholes melalui media sosial.

Komentar tersebut kemudian mendapat respons dari Keown dalam sebuah program di talkSPORT.

"Berapa banyak yang dia butuhkan? Dia sudah punya sekitar selusin. Namun, saya tidak bisa memberitahunya bagaimana harus bersikap atau berpikir," ujar Keown.

Keown menilai gelar Manchester City pada periode yang bermasalah lebih baik dinyatakan void atau tidak diberikan kepada klub mana pun daripada dialihkan kepada tim lain.

"Bagi saya, gelar itu harus dinyatakan batal. Jika kita mengambil trofi City selama periode tersebut, seharusnya musim itu dinyatakan tidak memiliki pemenang," kata Keown.