Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengakui para pemain Manchester City di skuad The Three Lions ikut mencemaskan masa depan. Kekhawatira itu datang setelah City dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League.
Manchester City dinyatakan bersalah atas sebagian besar dakwaan dalam kasus dugaan pelanggaran aturan finansial. Klub disebut secara artifisial meningkatkan pemasukan hingga sekitar 900 juta poundsterling selama periode sembilan tahun melalui skema pendanaan yang disamarkan dan kontrak sponsor yang disebut sebagai kesepakatan palsu oleh Komisi Independen.
Manchester City tetap menyatakan tidak bersalah dan telah mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Situasi tersebut turut menjadi perhatian di kamp Timnas Inggris. Tuchel mengakui Marc Guehi, Elliot Anderson, dan Nico O'Reilly secara wajar merasa khawatir dengan ketidakpastian yang tengah menyelimuti klub mereka.
"Mereka khawatir atau cemas? Saya pikir itu merupakan reaksi yang sangat manusiawi ketika Anda tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan klub yang Anda bela," ujar Tuchel seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (3/10/2026).
"Mereka masih muda. Mereka ambisius. Mereka diberi tahu bahwa mereka sepenuhnya tidak bersalah dan mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi."


Presiden Como Mirwan Suwarso menyerahkan kursi VIP kepada para suporter tertua untuk debut bersejarah klub di Liga Champions
Setelah Arsenal Kalahkan Chelsea, Legenda Inggris Coret MU dan Liverpool dari Daftar Kandidat Juara Premier League
Liverpool Pantau Lamine Camara usai Batal ke Chelsea, Peluang Transfer Januari Terbuka
